Thursday, September 27, 2018

Gagal menjadi manusia

Berawal dari foto selfi identitas ditengah pendukung klub sepak bola lawannya,seorang suporter dihajar habis-habisan,meski sempat berlari naas banyaknya jumlah masa membuat tak berdaya,dan pada akhirnya setelah dibawa ke rumah sakit dinyatakan meninggal dunia.Kejadian yang belum pernah dilakukan hewan jenis apapun,tak ada kejadian kucing anggora hajar habis-habisan kucing persia,parahnya ini dilakukan oleh makhluk yang diberi akal untuk berfikir,sadis kejadian seperti ini sebelumnya juga pernah terjadi bahkan diluar negri pun gak jauh beda,yap pada dasarnya sepakbola sah-sah saja karena sama dengan lainnya ini juga bagian dari jenis olahraga,akan tetapi seiring berjalannya waktu karena agama jauh dari kehidupan sepakbola menjadi sebuah alat untuk menciptakan ikatan-ikatan yang pada dasarnya ikatan itu menjadikan kegagalan sebagai manusia,karena cukup berbangga menjadi salah satu klub maka seolah dia bebas lakuin apa aja ke klub lain,dikancah lebih tinggi siap ganyang bangsa lain pokoknya bangsa sendiri mesti menang apapun caranya.fakta ini menunjukkan sepakbola bukan lagi sekedar olahraga tetapi fanatisme,sportifitas di tengah ikatan seperti itu hanyalah orang mimpi dalam tidur mengharap menjadi kenyataan.
Berdasar dari kasus seperti ini kita belajar kembali dan setidaknya mengenal ikatan-ikatan yang ada ditengah manusia,pertama ada ikatan kelompok ikatan ini bisa dibilang ikatan paling kecil,kedua ikatan kesukuan ikatan ini lebih luas dari sebelumnya karena mungkin hanya terbatasi perbedaan warna kulit,bentuk mata,atau semacamnya.terakhir adalah ikatan ke bangsaan ikatan ini lebih luas mesti dasar pembatasnya batas wilayah,perairan atau pergunungan.
Sudah bukan rahasia lagi manusia itu punya potensi dalam dirinya akan kebanggaan diri,jika terpelihara nya potensi ini hanya berdasar ikatan kelompok,suku dan bangsa sudah dipastikan akan bersikap tidak adil kepada siapapun selain kelompok,suku,dan bangsanya.
Tidak dijadikan suku,bangsa berbeda kecuali untuk saling mengenal,demikian islam punya pandangan.Ikatan mendasar dalam islam adalah ikatan akidah,tidak berbatas kelompok,suku,dan bangsa.Islam adalah islam tidak ada islam kelompok tertentu(meski banyak perbedaan mahzab),tidak ada islam bangsa tertentu islam nusantara misalnya,karena islam dibangun atas dasar Tuhan sama yakni Allah,nabi sama yakni Muhammad,kitab sama yakni Alquran adapun pandangan diluar beragama islam,cukup jelas islam mengharamkan menghilangkan nyawa seseorang tanpa dasar alasan syar'i.Jadi nyawa seseorang apakah dia muslim/non muslim sangat begitu dijaga.jadi kalo ada pertanyaan mengapa jaman ini begitu mudah nyawa melayang?karena islam tidak lagi jadi pelindung,islam tak lagi satu kepemimpinan tapi terpecah dalam iktan bangsa/negri-negri kecil satu sama lain tdk lagi peduli,jika antar bangsa saja tidak peduli apalagi hanya nyawa seeorang,bahkan sekalipun nyawa seorang muslim yang nota bene saudaranya sendiri padahal Allah sangat jelas mengharamkan.


No comments: