Seperti ramai diberitakan oleh media aksi membela islam 4 November dihadiri jutaan manusia,mereka datang hanya demi satu tujuan membela Al quran dan menuntut penistanya dihukum,ada banyak kejadian-kejadian unik didalamnya mulai dari massa yang berbagi makan sama anggota kepolisian juga bapak penjual kelontong yang geratisin dagangannya,Subhanallah senajan saya enggak ikutan nimbrung langsung kesana,ngelihat jutaan umat islam bisa bareng-bareng kompak begini seneng banget sejatinya setiap muslim adalah ikhwah.
Dalam sepanjang sejarah ini adalah aksi pertama terjadi di indonesia dengan jumlah masa jutaan,dimana dengan sejumlah massa segitu bisa berjalan tertib,aman,damai dan bersih senajan toh diakhir mesti merasakan enggak enak dengan munculnya para provokator yang membuat kericuhan serta tindakan brutal polisi yang main tembak gas air mata seenaknya kepada para ulama,tapi Alhamdulillah kita bisa ngelihat bagaimana massa mengharapkan Syahid dengan tanpa melakukan perlawanan.Namun karena ulah sang provokator inilah kemudian seperti biasa media yang sentimen pada islam mengangkat berita ini,mereka besar-besarkan bahwa seolah perilaku massa seperti kaum bar-bar.bahkan aksi penjarahan toko swalayan yang kebetulan peristiwanya bareng namun ditempat yang berbeda dihubung-hubungkan.
Ada apa?,mungkin itu pertanyaan kita sebage orang awam.dimana banyak protes,menuntut hukum terhadap Ahok yang diduga menistakan agama,kog ndak segera diproses????...????
Sepertinya yang konon negri ini negeri demokrasi,negeri hukum seperti omong kosong,kayaknya hukum enggak berlaku deh buat mereka yang punya jabatan.Berbeda sama kasus penghinaan terhadap presiden pelakunya langsung ditangkep dan diadili eh giliran si Ahok nunggu masaa turun ke jalan giliran masa turun ke jalan eh gagal fokus,yang dijadiin inti masalah bukan Ahoknya,khan aneh.
Selain muncul provokator dilapangan juga banyak banget provokator di media massa,media sosial,mereka menebar fitnah seolah aksi yang dilakukan umat islam 4 november 2016 adalah aksi anti china,anti kristen bahkan pemecah belah kesatuan bangsa,seolah enggak menghargai kebhinekaan.helllo....
Ini namanya nyari kambing hitam,lawong dari awal sudah jelas to sebenarnya siapa yang salah,yang memulai dengan perkataan penistaan agama?so,jadi siapa sebenernya yang bikin gaduh ???bikin keutuhan bangsa pecah???... .... ...
Mereka yang menuntut keadilan atau mereka pemimpin yang tidak menerapkan keadilan.
Adili dan tangkap Ahok!seperti hal yang sulit,tetapi saya yakin bagi mereka membela agama,menuntut keadilan di negeri adalah atas kesadaran bagian dari amar makruf nahi munkar,untuk itu apa saja siap untuk dikorbankan,sedih kalo kemudian ada yang bilang mereka datang karna bayaran.Jika kita mencermati mendalam aksi bela islam 4 november 2016 ini seperti momentum kebangkitan umat islam dimana umat yang masih ada rasa cinta pada Al quan datang membela,sekalipun satu ayat.bukan tak mungkin umat kelak akan tersadar bahwa keadilan hukum yang digaung-gaungkan dinegeri demokrasi hanyalah omong kosong,menghargai perbedaan dinegri demokrasi hanyalah omong kosong,mereka bicara toleransi tetapi membela Al quran katanya rasis.
Maka ada masanya nanti Umat islam tersadar!!!Bangun!!!
"Apakah hukum jahiliyah yang kalian kehendaki,sementara hukum Allah adalah lebih baik......Al maidah; 50
Wednesday, November 23, 2016
Catatan aksi 4 November 2016 Bela islam 2
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment